background

Artikel

Hadiah Logam Mulia dalam UMKM

Yudha Adhyaksa

31 Oct 2025

Cover

TANYA SYARIAH

Untuk hadiah berupa logam mulia apakah strictly harus emas?

COACH YUDHA ADHYAKSA

Hadiah berupa emas atau logam mulia lain seperti perak dan lainnya di bolehkan.

Tidak masalah kalau tidak diserahkan langsung karena akadnya hibah.

Beda kalau akadnya jual beli emas, betul emasnya harus diserahkan saat di dalam majelis dan uang pembayarannya cash saat itu juga supaya tidak terjadi riba.

Pelajari Transaksi Emas dan Logam Mulia UMKM di SekolahUMKM.com

Pelajari cara membedakan ketentuan hadiah, hibah, dan jual beli emas atau logam mulia agar tidak keliru menerapkan aturan syariah dalam transaksi. Akses pembelajaran di SekolahUMKM.com dengan biaya Rp50.000/bulan.

Kesimpulan

Hadiah berupa logam mulia tidak harus selalu berupa emas. Perak dan logam mulia lainnya juga dapat diberikan sebagai hadiah dalam akad hibah, dan penyerahannya tidak harus dilakukan secara langsung pada saat akad.

Ketentuannya berbeda apabila logam mulia tersebut diperjualbelikan. Dalam jual beli emas, emas harus diserahkan dalam majelis dan pembayaran dilakukan secara tunai pada saat transaksi untuk menghindari riba. Karena itu, penting membedakan akad hibah dengan akad jual beli sebelum menentukan cara transaksinya.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah hadiah logam mulia selain emas boleh diberikan?

Boleh. Hadiah berupa logam mulia tidak terbatas pada emas. Perak dan logam mulia lainnya juga dapat diberikan sebagai hadiah dalam akad hibah.

Apakah hadiah emas harus langsung diserahkan kepada penerima?

Tidak harus. Dalam pembahasan ini, hadiah menggunakan akad hibah sehingga emas tidak harus diserahkan secara langsung pada saat akad.

Mengapa ketentuan hadiah emas berbeda dengan jual beli emas?

Karena akadnya berbeda. Hibah merupakan pemberian, sedangkan jual beli merupakan pertukaran barang dengan pembayaran. Karena itu, ketentuan syariah yang berlaku pada jual beli emas tidak otomatis diterapkan pada hadiah yang diberikan melalui akad hibah.

Apakah jual beli emas boleh dibayar kemudian?

Dalam pembahasan ini, jual beli emas harus dilakukan dengan penyerahan emas dalam majelis dan pembayaran secara tunai saat transaksi agar tidak terjadi riba.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

 

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Pemasaran UMKM: Cara Efektif Meningkatkan Penjualan dan Repeat Order

Pernah ngerasa kayak gini nggak… Sudah capek produksi. Sudah upload produk tiap hari. Sudah ikut tren. Sudah coba jualan di marketplace, Instagram, bahkan WhatsApp. Tapi hasilnya? S...

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Thumbnail
Pencurian Sumber Daya Negara: Risiko Penggunaan Listrik, Air, dan BBM Ilegal untuk UMKM

Biaya Usaha Mahal, Godaan Jalan Murah Selalu Datang Kalau sudah mulai usaha, satu hal yang pasti terasa: biaya operasional. Listrik naik. Air jalan terus. BBM makin mahal. Apalagi untuk usa...

Yudha Adhyaksa

18 Aug 2026

Thumbnail
Manajemen Keuangan UMKM: Cara Sederhana Mengatur Uang Bisnis Biar Nggak Boncos dan Tetap Tumbuh

Pernah ngerasa begini? Omset ada. Bahkan kadang lumayan. Tapi di akhir bulan… uangnya kayak hilang entah ke mana. Stok nambah, capek kerja tiap hari, orderan jalan terus. Tapi pas ditanya...

Yudha Adhyaksa

18 Aug 2026

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image