background

Artikel

Tanah Hot Deal Itu Maksudnya Apa?

Yudha Adhyaksa

18 Nov 2025

Cover

TANYA PROPERTI

Apa yang dimaksud dapat tanah secara hotdeal?

COACH YUDHA ADHYAKSA

Hot deal itu tidak bayar cash, jadi bayarnya

- Bisa dikredit 1 tahun

- Bayar setelah unit laku

- Bayar dengan bagi rumah

- Bayar dengan keuntungan proyek

Ada juga warm deal bayar 3 bulan. Ini perlu dihindari karena masih kecepatan, dalam 3 bulan masih mengurus perizinan belum bisa jualan 

Semoga jelas ya

Pelajari Strategi Mendapatkan Tanah Hot Deal di SekolahUMKM.com

Mendapatkan tanah hot deal dapat membantu developer memulai proyek dengan kebutuhan modal awal yang lebih ringan. Dengan Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari strategi negosiasi lahan, skema pembayaran, dan pengembangan proyek properti di SekolahUMKM.com.

Kesimpulan

Menurut Coach Yudha, tanah hot deal adalah tanah yang pembayarannya tidak dilakukan secara cash di awal. Skemanya dapat berupa pembayaran kredit selama satu tahun, pembayaran setelah unit terjual, pembayaran dengan bagi rumah, atau pembayaran menggunakan keuntungan proyek.

Ada juga istilah warm deal, yaitu pembayaran dalam waktu sekitar tiga bulan. Menurut Coach, skema ini perlu dihindari karena waktu tiga bulan biasanya masih digunakan untuk mengurus perizinan sehingga developer belum memiliki cukup waktu untuk mulai menjual unit.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apa yang dimaksud tanah hot deal?

Tanah hot deal adalah tanah yang pembayarannya tidak harus dilakukan secara cash di awal sehingga developer memiliki waktu untuk menjalankan proyek dan menghasilkan penjualan.

Apa saja contoh skema pembayaran tanah hot deal?

Contohnya adalah pembayaran secara kredit selama satu tahun, pembayaran setelah unit laku, pembayaran dengan bagi rumah, atau pembayaran menggunakan keuntungan proyek.

Apa yang dimaksud warm deal?

Warm deal adalah skema pembayaran tanah dengan jangka waktu sekitar tiga bulan. Menurut Coach, skema ini masih terlalu cepat bagi developer karena proses perizinan biasanya belum selesai.

Mengapa pembayaran tiga bulan perlu dihindari?

Karena dalam tiga bulan developer masih dapat sibuk mengurus perizinan dan belum memiliki cukup waktu untuk mulai melakukan penjualan. Akibatnya, waktu untuk menghasilkan dana pembayaran tanah menjadi sangat terbatas.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Hidup Nikmat Ala Pegawai Bank Ribawi

​​​​​​Namanya sebut saja Maya. Ia seorang mahasiswi semester satu di salah satu universitas ternama di Indonesia yang senang berpikir panjang. Rasanya tak sabar ingin segera menyelesaikan kuliah supay...

Yudha Adhyaksa

14 Oct 2024

Thumbnail
Jadi Pegawai Atau Pengusaha UMKM?

“Mana bisa kaya kalau masih digaji orang lain??” “Gimana mau bebas finansial kalau masih pegawai. Setinggi apapun jabatan pegawai tetaplah (maaf) JONGOS!” “Ngapain kamu...

Yudha Adhyaksa

13 Oct 2024

Thumbnail
Riba Dalam Tabungan Juga Haram?

Siapa yang lebih suka menabung di bank daripada di bawah bantal? Kalau dipikir-pikir, menabung di bank memang lebih praktis, aman, dan tercatat secara rinci. Namun umat muslim harus bijak memilih jeni...

Yudha Adhyaksa

22 Mar 2024

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image