Artikel
Yudha Adhyaksa
22 Nov 2025
Apa kelebihan dan kekurangan syirkah menggunakan PT dibandingkan dengan syirkah tanpa PT ?
Tentunya pakai PT lebih baik, akan menjadi lebih serius & profesional pengelolaannya.
Jelas rencananya, SOPnya, budgeting, system development, pelatihan SDMnya, evaluasinya, external affair dll sehingga mencapai BEP lebih cepat dan usaha berkembang secara pasti
Kalau tanpa PT, dikerjakan sambilan hasilnya pun tidak stabil.
Tahun ini bisa bagus, 2 tahun berikutnya bisa jeblok. Penjualan seharusnya sold out tahun pertama, baru selesai tahun ke 3 sehingga pembangunan baru selesai di tahun ke 4
Kalau sudah punya mitra, bagusnya langsung PT tapi kalau solopreneur mulai dari tanpa PT dulu saja.
Fokus pada penjualan, jangan tidak fokus pada apapun. Tujuannya supaya bisa selamat dari 5 tahun pertama, dimana 95% usaha kecil hancur. Setelah kondisi stabil baru bikin sistem secara bertahap.
Mengelola syirkah dengan PT dapat membantu membangun bisnis yang lebih serius, profesional, dan memiliki sistem yang jelas. Dengan Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari pengelolaan bisnis, penyusunan SOP, budgeting, pengembangan SDM, hingga strategi pertumbuhan usaha di SekolahUMKM.com.
Menurut Coach Yudha, syirkah menggunakan PT lebih baik ketika sudah memiliki mitra karena pengelolaannya dapat dibuat lebih serius dan profesional, mulai dari perencanaan, SOP, budgeting, pengembangan sistem, pelatihan SDM, evaluasi, hingga hubungan eksternal. Dengan sistem yang lebih terstruktur, usaha diharapkan dapat mencapai BEP lebih cepat dan berkembang secara lebih pasti.
Namun, solopreneur tidak harus langsung membuat PT. Jika masih memulai sendiri, bisnis dapat dijalankan tanpa PT dengan fokus utama pada penjualan dan bertahan melewati lima tahun pertama. Setelah usaha mulai stabil, sistem dapat dibangun secara bertahap. Jika sudah memiliki mitra, Coach menyarankan untuk langsung menggunakan PT.
Menurut Coach Yudha, lebih baik menggunakan PT ketika sudah memiliki mitra karena pengelolaan bisnis menjadi lebih serius, profesional, dan terstruktur.
Bisnis dapat memiliki rencana, SOP, budgeting, pengembangan sistem, pelatihan SDM, evaluasi, dan pengelolaan external affair yang lebih jelas.
Menurut Coach, jika bisnis dikerjakan sambilan tanpa sistem yang kuat, hasilnya cenderung tidak stabil. Penjualan dan pembangunan proyek juga dapat berjalan lebih lambat.
Tidak. Menurut Coach, solopreneur dapat memulai tanpa PT terlebih dahulu dengan fokus pada penjualan dan menjaga bisnis agar mampu bertahan pada fase awal.
Setelah kondisi usaha mulai stabil. Menurut Coach, sistem dapat dibangun secara bertahap setelah bisnis memiliki fondasi yang cukup kuat.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
TANYA SYARIAH Apabila kita membuka usaha, contoh bisnis kuliner. Lalu yang menjadi customer kita ada karyawan Bank yang dimana dagangan yang kita jual di pesen oleh Bank utk acara dikantor...
Yudha Adhyaksa
14 Nov 2025
TANYA SYARIAH Saat ini perusahaan saya akan melakukan kerjasama untuk membangun platform aplikasi medis (mirip seperti gojek, tapi yg akan datang adalah dokter) sebut saja ke perusahaan A. Perus...
Yudha Adhyaksa
13 Nov 2025
TANYA SYARIAH Saat ini saya memiliki usaha dibidang IT (baik itu menjual barang dan jasa) sudah berjalan sekitar 5 tahun, segmentasi customer saya adalah di pemeritahan dan BUMN. Saya baru menge...
Yudha Adhyaksa
11 Nov 2025
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan