Artikel
Yudha Adhyaksa
10 Nov 2025
Apakah ada aturan dari Developer terkait menyerahkan rumah syariah ke konsumen?
Aturannya begini utk serah terima rumah
Ini utk proyek di tahap awal ketika unit terjual baru sedikit jadi harus hati2 mengeluarkan uang.
Tapi kalau proyek sudah berjalan 1 tahun lebih, sudah punya banyak uang konsumen karena ada yang bayar cash juga, bangunnya bisa lebih cepat dengan catatan PBG sudah selesai ya
Semoga mencerahkan
Serah terima rumah perlu direncanakan dengan mempertimbangkan jenis perizinan, tipe rumah, kemampuan cash flow proyek, dan kesiapan PBG. Di SekolahUMKM.com, Anda dapat mempelajari strategi pengelolaan proyek developer properti syariah, termasuk perencanaan pembangunan, cash flow, dan serah terima unit. Biayanya hanya Rp50.000/bulan.
Waktu serah terima rumah dapat disesuaikan dengan skema proyek dan kondisi keuangan developer. Dalam penjelasan artikel ini, proyek dengan izin perorangan memiliki target serah terima 9 bulan setelah DP lunas, sedangkan proyek dengan izin PT 18 bulan setelah DP lunas. Waktu mulai pembangunan juga disesuaikan dengan tipe rumah.
Ketika proyek masih berada pada tahap awal dan unit yang terjual masih sedikit, pembangunan perlu diatur secara hati-hati agar tidak membebani cash flow. Setelah proyek berjalan lebih lama dan dana konsumen sudah lebih banyak tersedia, pembangunan dapat dipercepat selama PBG telah selesai.
Untuk proyek dengan izin perorangan, rumah tipe 36 dan 45 dalam artikel ini mulai dibangun pada bulan kelima setelah DP lunas. Untuk tipe yang lebih besar, pembangunan dapat dimulai pada bulan keempat.
Dalam skema yang dijelaskan, serah terima ditargetkan 18 bulan setelah DP lunas. Untuk tipe 36 dan 45, pembangunan dimulai pada bulan ke-14, sedangkan tipe yang lebih luas dapat dimulai pada bulan ke-13.
Pada tahap awal proyek, jumlah unit yang terjual biasanya masih sedikit sehingga developer perlu berhati-hati mengeluarkan dana. Pengaturan waktu pembangunan membantu menjaga cash flow agar proyek tetap dapat berjalan.
Ketika proyek sudah berjalan lebih dari satu tahun dan dana konsumen yang tersedia sudah lebih banyak, pembangunan dapat dilakukan lebih cepat. Namun, dalam penjelasan artikel ini, percepatan tersebut dilakukan dengan catatan PBG sudah selesai.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Jika kamu sering membaca artikel di website SekolahUMKM.com, kamu pasti tau kalau riba ada 2 jenis yaitu riba atas utang piutang dan riba atas jual beli. Memang benar utang piutang dan jual beli tak s...
Yudha Adhyaksa
27 Feb 2024
“Kalau bank haram, ya hidup ke zaman purba aja.” Kalimat itu seringkali terlontar dari mereka yang malas membaca dan malas mencari tahu. Disuguhi potongan video yang mengharamkan ri...
Yudha Adhyaksa
26 Feb 2024
Pembahasan soal riba masih dinilai abu-abu. Faktanya masyarakat muslim pun banyak yang seolah tutup mata. Katanya riba nggak dosa jika nilainya kecil. Banyak juga yang menganggap bahwa riba sudah umum...
Yudha Adhyaksa
21 Feb 2024
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan