Artikel
Yudha Adhyaksa
27 Dec 2025
Kalau ke untungan di bagi setelah modal kembali, padahal kembali belum tau kapan misal 5 bulan / 1 tahun mungkin juga belum kembali. Selama waktu itu pengelola biaya hidupnya bagaimana untuk biaya keluarganya, padahal waktunya sudah di habiskan di situ. Apa harus bekerja di tempat lain juga ?
Secara syariat Pengelola tidak boleh mendapat gaji karena jika mendapat gaji, dikhawatirkan akan melebihi porsi bagi hasilnya.
Namun Pengelola bisa menarik kasbon bulanan, dan disini ada 3 aturannya.
1. Nilai kasbon bulanannya harus disepakati semua syarik.
2. Jumlah kasbonnya kelak tidak melebihi jumlah bagi hasilnya secara total.
3. Setiap penarikan kasbon mengurangi bagi hasilnya.
Contoh
Awal tahun 2022, Pak Joko menarik kasbon bulanan sebesar 2 juta sementara mitranya pak Toto tidak mengambil kasbon. Kesepakatan bagi hasil adalah 50:50.
Akhir tahun 2022, total hasil yang dibagikan adalah 100 juta, maka
- Pak Toto dapat 50 juta
- Pak Joko dapat 50 juta - 24 juta = 26 juta.
4. Ini saran ya, sebaiknya nilai kasbon bulanan dibawah standar upah supaya Pengelola terdorong untuk mencari keuntungan usaha secepat-cepatnya.
Kalau sama atau bahkan lebih besar dari standar upah, dikhawatirkan menjadi malas-malasan karena sudah ada kepastian gaji, padahal tugas utamanya adalah membuat untung usaha kerja sama ini sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya.
Jika Anda ingin memahami bagaimana mengatur hak pengelola, bagi hasil, kasbon, dan pembagian keuntungan dalam kerja sama syariah, pelajari materi syirkah di SekolahUMKM.com. Dengan biaya Rp50.000/bulan, Anda dapat mengakses berbagai kelas untuk membantu menyusun kerja sama bisnis yang lebih jelas dan adil bagi setiap syarik.
Dalam penjelasan Coach Yudha, Pengelola tidak mendapatkan gaji tetap karena hubungan dalam syirkah didasarkan pada bagi hasil. Namun, Pengelola tetap dapat memenuhi kebutuhan hidupnya melalui kasbon bulanan yang diperhitungkan sebagai bagian dari bagi hasilnya nanti.
Nilai kasbon harus disepakati seluruh syarik, tidak boleh melebihi total bagi hasil yang menjadi hak Pengelola, dan setiap kasbon yang diambil akan mengurangi bagian keuntungan yang diterima pada saat pembagian hasil. Nilainya juga disarankan berada di bawah standar upah agar Pengelola tetap terdorong untuk menghasilkan keuntungan bagi usaha secara optimal.
Menurut penjelasan Coach Yudha, Pengelola tidak diberikan gaji karena dikhawatirkan jumlahnya justru melebihi porsi bagi hasil yang menjadi haknya.
Salah satu solusinya adalah menggunakan mekanisme kasbon bulanan. Kasbon tersebut nantinya diperhitungkan sebagai bagian dari bagi hasil Pengelola.
Tidak. Jumlah kasbon yang diambil tidak boleh melebihi total bagi hasil yang menjadi hak Pengelola.
Tidak. Salah satu syarik dapat mengambil kasbon sementara syarik lainnya tidak mengambilnya. Namun, mekanisme dan nominal kasbon harus disepakati bersama sejak awal.
Menurut Coach Yudha, hal tersebut dimaksudkan agar Pengelola tetap memiliki dorongan untuk menghasilkan keuntungan usaha secepat dan sebanyak mungkin, karena pendapatan utamanya berasal dari bagi hasil, bukan gaji tetap.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Pernah ngerasa kayak gini nggak… Sudah capek produksi. Sudah upload produk tiap hari. Sudah ikut tren. Sudah coba jualan di marketplace, Instagram, bahkan WhatsApp. Tapi hasilnya? S...
Yudha Adhyaksa
19 Aug 2026
Biaya Usaha Mahal, Godaan Jalan Murah Selalu Datang Kalau sudah mulai usaha, satu hal yang pasti terasa: biaya operasional. Listrik naik. Air jalan terus. BBM makin mahal. Apalagi untuk usa...
Yudha Adhyaksa
18 Aug 2026
Pernah ngerasa begini? Omset ada. Bahkan kadang lumayan. Tapi di akhir bulan… uangnya kayak hilang entah ke mana. Stok nambah, capek kerja tiap hari, orderan jalan terus. Tapi pas ditanya...
Yudha Adhyaksa
18 Aug 2026
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan