Artikel
Yudha Adhyaksa
30 Nov 2025
Anak saya mau beli rumah kredit dan takut adanya riba
Kemarin coba cari info selisihnya dari harga cash dan kredit berjangka melalui bank syariah
Tetapi melalui BSI, Bank Syariah yang katanya halal, setelah dihitung2, kenapa selisihnya (bunga) malah lebih tinggi dibandingkan bank konvensional tertentu yg pakai KPR...
Sementara semua konsumen pasti pilih2nya yang kredit selisih (bunga) terendah....gimana nich coach solusinya??
Di Bank Syariah namanya margin, bukan bunga
Bunga itu muncul karena akadnya utang piutang
Margin muncul karena akadnya jual beli
Yakin bunga Bank Konven lebih rendah dari margin Bank Syariah?
Coba cek, ketika berakad utang / kredit dgn Bank Konven, ini biaya2nya
1. Bunga
2. Denda 5% per bulan. Kalau nunggak 200 juta, thn depan jadi 300 jt krn dendanya 60% setahun
3. Asuransi jiwa, semakin tua semakin besar biayanya
4. Asuransi kebakaran
5. Provisi 1% dari nilai kredit
6. Biaya admin 0.1% dari nilai kredit
7. Penalti 2% dari utang belum terbayar jika dilunasi kurang dari 2 tahun
Kurang lebih biayanya 7% dr nilai total kredit ketika berakad kredit sama Bank Konven
Coba dihitung pakai angka real rumah anaknya ya 😌
Dan di Bank Syariah hanya margin saja, tidak ada poin 2 - 7
Memahami perbedaan akad, margin, dan seluruh biaya pembiayaan penting sebelum memilih KPR untuk keluarga. Dengan Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari strategi pembiayaan properti syariah, cara menghitung biaya secara menyeluruh, dan memahami akad agar keputusan membeli rumah lebih tepat.
Selisih harga cash dan kredit tidak cukup untuk menentukan apakah pembiayaan lebih murah atau lebih mahal. Menurut Coach Yudha, perlu menghitung seluruh komponen biaya yang muncul dalam pembiayaan konvensional dan membandingkannya dengan margin serta biaya pada pembiayaan syariah.
Karena itu, sebelum anak mengambil KPR, hitung menggunakan angka rumah yang sebenarnya dan bandingkan total kewajiban sampai lunas, bukan hanya melihat persentase bunga atau margin di awal.
Karena bank syariah menggunakan margin dalam akad jual beli, sehingga angka selisih antara harga cash dan harga kredit dapat terlihat besar. Perbandingan sebaiknya dilakukan berdasarkan total biaya sampai pembiayaan selesai.
Tidak. Menurut Coach, perlu memperhitungkan seluruh biaya lain yang muncul dalam pembiayaan konvensional, seperti denda, asuransi, provisi, administrasi, dan penalti pelunasan.
Gunakan angka real harga rumah, tenor, uang muka, cicilan, dan seluruh biaya pembiayaan. Setelah itu, bandingkan total kewajiban dari masing-masing pilihan.
Bunga muncul dalam akad utang piutang, sedangkan margin muncul dalam akad jual beli. Karena akadnya berbeda, cara menghitung dan memahami kewajibannya juga perlu dibedakan.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Pernah nggak kamu jual barang atau jasa dengan sistem cicilan… tapi baru 2–3 bulan sudah mulai seret? Awalnya kelihatan meyakinkan: Ngomongnya lancar Niat beli tinggi Bahkan...
Yudha Adhyaksa
17 Aug 2026
Di era marketplace, media sosial, dan transaksi digital, banyak orang berbisnis tanpa pernah belajar aturan fikih jual beli secara mendalam. Padahal, walaupun medianya berubah—dari tatap muka me...
Yudha Adhyaksa
16 Aug 2026
Masalah yang Sering Dialami Pelaku UMKM Pernah ngerasa usaha jalan di tempat? Produk sudah ada. Sudah jualan. Sudah capek promosi. Tapi hasilnya gitu-gitu aja. Kadang laku, kadang sepi. Bahkan s...
Yudha Adhyaksa
16 Aug 2026
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan