background

Artikel

Jual Tanah Belum Lunas, Apakah Boleh dalam Syariah?

Yudha Adhyaksa

18 Jan 2026

Cover

TANYA PROPERTI

Ada tanah 900 m2 minta 1,3 M. pemilik minta DP 300 juta, sisanya tempo 1 tahun. Apakah setelah saya bayar DP (belum lunas), boleh saya jual?

COACH YUDHA ADHYAKSA

Secara syariat dengan berakad, hak kepemilikan sudah berpindah, dan jika sudah menguasai sertifikat, maka boleh menjual

Namun secara hukum, perlu dikuatkan dengan PPJB telah menerima kuasa untuk menjual, memecah sertifikat, membangun dan menjual.

Pelajari Strategi Bisnis Properti di SekolahUMKM.com

Dalam bisnis properti, memahami struktur transaksi, kepemilikan, perjanjian, dan kewenangan untuk menjual sangat penting sebelum mengeluarkan modal. Hal ini membantu UMKM menghindari masalah ketika membeli tanah dengan pembayaran bertahap lalu berencana menjualnya kembali.

Di SekolahUMKM.com, pelaku UMKM dapat mempelajari strategi bisnis, pengelolaan modal, pemasaran, hingga manajemen risiko agar setiap keputusan bisnis lebih terstruktur. Dengan biaya belajar Rp50.000/bulan, Anda dapat membangun sistem bisnis yang lebih kuat dan memahami bagaimana mengelola transaksi dari awal hingga menghasilkan keuntungan.

Kesimpulan

Membeli tanah dengan pembayaran bertahap kemudian menjualnya kembali perlu memastikan hak kepemilikan dan kewenangan menjualnya benar-benar jelas.

Dalam pembahasan ini, secara syariat hak kepemilikan dianggap telah berpindah setelah akad, meskipun pembayaran belum lunas. Namun, secara hukum, posisi tersebut perlu diperkuat melalui perjanjian yang memberikan kewenangan yang jelas, seperti PPJB yang mencakup kuasa untuk menjual, memecah sertifikat, membangun, dan menjual.

Jadi, jangan hanya melihat apakah sudah membayar DP. Pastikan sejak awal akad, sertifikat, hak atas tanah, kewenangan menjual, dan perjanjian dengan pemilik sudah diatur dengan jelas agar transaksi berikutnya tidak menimbulkan masalah.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah tanah yang belum lunas boleh dijual kembali?

Dalam pembahasan ini, secara syariat hak kepemilikan dapat berpindah setelah akad meskipun pembayaran belum lunas. Namun, aspek hukum dan kewenangan untuk menjual tetap perlu dipastikan melalui perjanjian yang tepat.

Mengapa PPJB penting dalam transaksi tanah dengan pembayaran bertahap?

PPJB dapat memperjelas hak dan kewajiban para pihak sebelum transaksi selesai sepenuhnya. Dalam kasus seperti ini, penting pula memastikan apakah pembeli memperoleh kuasa untuk melakukan tindakan yang diperlukan terkait tanah tersebut.

Apa yang harus dipastikan sebelum membayar DP tanah?

Pastikan status kepemilikan dan sertifikat, harga dan jadwal pembayaran, hak serta kewajiban masing-masing pihak, serta kewenangan apa saja yang diberikan kepada pembeli selama pembayaran belum lunas.

Apakah setelah membayar DP pembeli otomatis bebas menjual tanah tersebut?

Tidak cukup hanya melihat pembayaran DP. Pembeli perlu memastikan bahwa akad dan perjanjian memang memberikan hak serta kewenangan untuk menjual kembali tanah tersebut. Aspek hukum juga perlu diperkuat dengan dokumen yang sesuai.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

 

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Waktumu Dihabiskan Untuk Apa?

Ketika kita bekerja, pernahkah kita berpikir seberapa banyak waktu yang terpakai untuk bekerja? Secara normal seorang bankir bekerja 8 jam sehari. Namun, di Jakarta banyak pegawai bank bekerja samp...

Yudha Adhyaksa

24 Dec 2024

Thumbnail
Lunasi Utang Walau Dari Bank Riba

Ada yang bertanya : “Bolehkah meminjam uang ke Bank karena kepepet meski tahu itu riba ? Kalau tidak boleh apa solusinya bagi yang membutuhkan uang ? Karena hanya Bank yang berani meminjamkan...

Yudha Adhyaksa

12 Dec 2024

Thumbnail
Modal Usaha Pemula dan Cara Menyesuaikan Budget

Pertanyaan paling sering muncul ketika ingin membuka usaha yaitu berapa modalnya (uang)? Pertanyaan ini perlu dijawab khusus, karena dari sini Anda bisa merencanakan budgetnya. Nah, saya beritahu y...

Yudha Adhyaksa

11 Dec 2024

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image