background

Artikel

Jaminan Syirkah: Bolehkah untuk Mengamankan Modal UMKM?

Yudha Adhyaksa

09 Nov 2025

Cover

TANYA SYARIAH

Terkait jaminan yang di pegang oleh pemodal: "Jaminan tidak boleh digunakan untuk mengganti kerugian"

Dengan apa pemodal bisa menerima kembali modal yang sudah dia serahkan kepada pengelola. Yang pada akhirnya proyek gagal.

Karena tentunya pemodal akan sulit sekali mau memberikan atau ikut syirkah apabila tidak ada kepastian bahwa proyek akan berhasil. Apalagi kepada pemain pemula seperti kami yang masih diragukan. Dengan adanya jaminan tentunya pemodal akan merasa lebih tenang

COACH YUDHA ADHYAKSA

Saya paham banget sekali terjadi kekhawatiran bagi pemula. 

Secara syariat jaminan diberikan Pengelola sebagai tanda keseriusannya utk mengelola usaha, tapi tidak dijadikan pengganti kerugian karena akan menjadi riba.

Riba pada hakikatnya adalah segala keuntungan tanpa diiringi resiko. Simpelnya, mau untung tapi tidak mau rugi.

Padahal Pemodal butuh 'kepastian', namun itulah dunia usaha yang penuh 'ketidakpastian'. Bahkan Bank yang sudah ratusan tahun berdiri, menerapkan syarat pinjaman utk minimal 2 tahun usaha sudah berdiri pun tetap kecolongan. Namun tingkat macetnya hanya 5% dari total kredit.

Begitu pula di penjualan properti syariah pun ada yang macet pembayarannya dgn berbagai alasan spt pembeli di PHK, bisnisnya bangkrut dan mempengaruhi 50% omzet.

Ada juga kasus dimana mitra nya sendiri yang bermasalah, tidak membuat laporan, kabur, menyelewengkan dana utk kepentingan pribadinya.

Bukan mau menakut-nakuti, tapi itulah usaha. Yang sukses juga banyak seperti cabangnya berkembang berkali2 lipat, merambah industri baru dan banyak lagi.

Saya punya tips bagi Pemodal pemula yaitu :

1. Berikan modal utk usaha telah jalan 2 tahun

2. Minta Pengelola buat SOP detail, jadi kalau tidak dijalankan menjadi kecerobohan Pengelola sehingga dia dapat mengganti rugi. Tapi SOP nya juga perlu fleksibel mengikuti fleksibilitas usaha.

3. Minta laporan keuangan berkala, setiap sore Pengelola melaporkan penjualan, setiap bulan dan akhir tahun memberikan Laporan keuangan, hadir di setiap meeting jika dibutuhkan Pemodal.

Pelajari Strategi Syirkah dan Risiko Bisnis UMKM di SekolahUMKM.com

Dalam bisnis syariah, pemodal tetap menghadapi risiko usaha sehingga tidak ada jaminan bahwa modal pasti kembali. Namun, risiko dapat dikelola dengan memilih pengelola yang berpengalaman, membuat SOP yang jelas, serta menerapkan pelaporan dan pengawasan secara berkala. Di SekolahUMKM.com, Anda dapat mempelajari praktik syirkah, pengelolaan risiko, dan strategi membangun bisnis sesuai prinsip syariah. Biayanya hanya Rp50.000/bulan.

Kesimpulan

Jaminan dalam syirkah dapat diberikan sebagai bentuk keseriusan pengelola, tetapi tidak boleh digunakan untuk memastikan modal pemodal pasti kembali atau mengganti kerugian usaha yang terjadi secara normal. Sebab, dalam kerja sama bisnis, keuntungan selalu berjalan bersama risiko.

Bagi pemodal pemula, kepastian dapat didekati bukan dengan menghilangkan risiko, tetapi dengan melakukan mitigasi. Caranya antara lain memilih usaha yang sudah berjalan, membuat SOP yang jelas dan fleksibel, serta meminta laporan usaha dan keuangan secara berkala. Dengan demikian, pemodal dapat mengawasi pengelolaan usaha tanpa mengubah karakter syirkah menjadi transaksi yang menjamin keuntungan atau modal secara mutlak.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah pemodal boleh meminta jaminan kepada pengelola dalam syirkah?

Jaminan dapat diberikan sebagai tanda keseriusan pengelola. Namun, jaminan tersebut tidak boleh digunakan untuk memastikan modal pemodal pasti kembali atau mengganti kerugian usaha yang terjadi karena risiko bisnis normal.

Kapan pengelola dapat dimintai pertanggungjawaban atas kerugian usaha?

Dalam penjelasan artikel ini, SOP dapat menjadi salah satu dasar untuk menilai pengelolaan usaha. Jika pengelola melakukan kecerobohan atau menyimpang dari prosedur yang telah disepakati, persoalannya berbeda dengan kerugian yang murni terjadi karena risiko bisnis.

Bagaimana pemodal pemula mengurangi risiko ketika memilih pengelola?

Salah satu tips yang diberikan adalah memilih usaha yang telah berjalan setidaknya dua tahun. Pemodal juga dapat meminta SOP yang detail, laporan penjualan secara berkala, laporan keuangan bulanan dan tahunan, serta keterlibatan dalam meeting ketika diperlukan.

Apakah adanya SOP menjamin modal pemodal akan kembali?

Tidak. SOP berfungsi sebagai alat pengendalian dan pengawasan, bukan sebagai jaminan bahwa usaha pasti berhasil atau modal pasti kembali. Risiko bisnis tetap ada dalam syirkah.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Jual Beli UMKM: Cara Benar Biar Bisnis Lebih Aman

Sudah Sering Jualan, Tapi Pernah Kepikiran Cara Jual Belinya Sudah Benar? Kalau kita lihat realita di lapangan, sebagian besar pelaku UMKM sebenarnya sudah sangat terbiasa melakukan transaksi setia...

Yudha Adhyaksa

16 Aug 2026

Thumbnail
Bank Syariah Halal atau Tidak? Panduan Praktis Biar Tidak Salah Pilih

“Namanya Syariah, Harusnya Aman Dong…” Banyak pelaku UMKM atau karyawan berpikir seperti ini: “Yang penting pilih bank syariah, pasti aman…” “Sud...

Yudha Adhyaksa

16 Aug 2026

Thumbnail
Cara Membuat Konten UMKM untuk Jualan agar Tidak Hanya Promosi Produk

Banyak pertanyaan yang masuk tentang bagaimana membuat konten untuk jualan. “Kira-kira konten apa yang harus dibuat untuk jualan?” Pertanyaan ini sebenarnya sangat sering muncul, ter...

Yudha Adhyaksa

16 Aug 2026

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image