Artikel
Yudha Adhyaksa
22 Nov 2025
Pernah membayar tiket ke bank dengan rupiah tapi karena untuk ke luar negeri di konversi pembayaran ke Dollar, apakah diperbolehkan?
Tidak masalah, kaidah pertukaran uang (termasuk barang ribawi) sbb
1) Tunai.
Jadi kalau transfernya $1.000 tapi pembayaran Rupiahnya dicicil, ini riba Nasiah.
2) Transfernya 2 hari (metode SPOT)
Wajar karena perbedaan waktu Internasional. Tidak boleh pakai metode SWAP, FORWARD yang bisa sampai berbulan2 karena lindung nilainya.
Transaksi yang melibatkan rupiah dan mata uang asing perlu memahami aturan pertukaran uang agar terhindar dari riba. Dengan Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari berbagai prinsip muamalah dan transaksi bisnis sesuai syariah di SekolahUMKM.com.
Menurut Coach Yudha, pembayaran tiket ke luar negeri menggunakan rupiah yang kemudian dikonversikan ke dolar diperbolehkan, selama mengikuti ketentuan pertukaran mata uang. Prinsip utamanya adalah transaksi dilakukan secara tunai dan tidak menggunakan skema yang menunda pertukaran dalam jangka panjang.
Perbedaan waktu transfer internasional hingga sekitar dua hari melalui metode SPOT masih dianggap wajar. Sebaliknya, metode seperti SWAP atau FORWARD yang dapat menunda transaksi hingga berbulan-bulan perlu dihindari karena berkaitan dengan lindung nilai dalam transaksi mata uang.
Menurut penjelasan Coach, diperbolehkan selama pertukaran rupiah dan dolar dilakukan secara tunai sesuai ketentuan pertukaran mata uang.
Menurut Coach, tidak diperbolehkan jika pertukaran mata uangnya dilakukan dengan pembayaran yang dicicil. Contohnya, nilai transaksi $1.000 tetapi rupiahnya dibayar secara bertahap.
Menurut penjelasan Coach, transfer hingga dua hari melalui metode SPOT masih wajar karena adanya perbedaan waktu internasional.
SPOT merupakan metode pertukaran mata uang dengan penyelesaian transaksi dalam waktu singkat. Menurut Coach, keterlambatan sekitar dua hari karena perbedaan waktu internasional masih diperbolehkan.
Menurut penjelasan Coach, kedua metode tersebut dapat membuat penyelesaian pertukaran mata uang berlangsung hingga berbulan-bulan karena digunakan untuk tujuan lindung nilai.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Dalam ajaran Islam, zakat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Zakat bukan dikenakan atas profesi atau jenis pekerjaan, melainkan atas harta (mal) yang dimiliki. Oleh kar...
Yudha Adhyaksa
09 Jan 2024
Islam, sebagai agama yang komprehensif, mengatur segala aspek kehidupan umat muslim, termasuk dalam hal berwirausaha. Bagi para pengusaha muslim, menjalankan usaha berkah sesuai dengan prinsip-prinsip...
Yudha Adhyaksa
09 Jan 2024
Pekerjaan riba atau usaha yang melibatkan praktik riba menjadi perhatian serius dalam Islam. Pada saat ini, banyak yang terlibat dalam pekerjaan yang dapat dianggap melibatkan riba tanpa menyadarinya....
Yudha Adhyaksa
06 Jan 2024
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan