Artikel
Yudha Adhyaksa
24 Oct 2025
Untuk trading saham bagaimana?
Trading saham pada dasarnya diperbolehkan selama bergerak di bisnis yang halal. Biasanya otoritas punya kriteria sendiri.
Tapi kalau trading saham dari perusahaan yang tidak terdaftar di BEI, maka pembeli sahamnya sebaiknya memastikan kehalalannya dari hulu ke hilir nya.
Contoh :
• Sumber modal tidak berasal dari pinjaman ribawi
• Tidak ada unsur haram secuilpun dalam aliran usahanya, maksudnya semua bisnisnya halal tanpa kecuali.
Karena ada sebuah perusahaan yang awalnya didirikan untuk tujuan halal, lalu membuat usaha baru yang memakai pinjaman riba.
Yang seperti ini lambat laun akan mempengaruhi keberkahannya
Memahami kehalalan sebuah bisnis perlu melihat sumber modal, aktivitas usaha, dan aliran bisnisnya. Prinsip ini penting ketika menilai perusahaan sebelum membeli saham, agar keputusan investasi tidak hanya didasarkan pada peluang keuntungan.
Pelajari prinsip bisnis syariah dan fiqih muamalah melalui 500+ kelas di SekolahUMKM.com hanya Rp50.000/bulan.
Trading saham pada dasarnya diperbolehkan selama saham tersebut berasal dari perusahaan dengan bisnis yang halal. Untuk perusahaan yang tidak terdaftar di BEI, perlu dilakukan pemeriksaan lebih menyeluruh terhadap sumber modal dan seluruh aktivitas usahanya.
Jangan hanya melihat apakah bisnis utamanya halal. Perhatikan juga perkembangan usaha perusahaan agar tidak masuk ke aktivitas yang bertentangan dengan prinsip syariah.
Pada dasarnya diperbolehkan selama saham tersebut berasal dari perusahaan dengan bisnis yang halal dan memenuhi ketentuan syariah.
Perhatikan bisnis perusahaan, sumber modal, serta aktivitas dan aliran bisnisnya agar tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan prinsip syariah.
Tetap perlu memperhatikan perkembangan perusahaan. Bisnis yang awalnya halal dapat berubah apabila kemudian masuk ke aktivitas atau pembiayaan yang bertentangan dengan prinsip syariah.
Bisa dipertimbangkan, tetapi perlu dilakukan pemeriksaan lebih menyeluruh terhadap bisnis perusahaan, mulai dari sumber modal hingga aktivitas usahanya.
Karena kehalalan bisnis tidak hanya dilihat dari produk atau jasa yang dijual, tetapi juga perlu memperhatikan bagaimana bisnis tersebut dijalankan dan dibiayai.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Memulai bisnis angkringan merupakan langkah yang menarik bagi para calon pengusaha kuliner yang memiliki modal terbatas. Bisnis ini tidak hanya menghadirkan ragam menu makanan yang lezat, tetapi juga...
Yudha Adhyaksa
19 Jan 2024
Bisnis skincare saat ini sedang menjadi tren di kalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin memiliki kulit sehat dan cantik. Bagi para pengusaha yang memiliki modal terbatas, memulai bisnis s...
Yudha Adhyaksa
18 Jan 2024
Pertanyaan seputar keabsahan asuransi dalam Islam memunculkan dilema di kalangan umat Muslim, terutama mereka yang berkecimpung di industri keuangan. Bagaimana Islam memandang kerja di asuransi riba?...
Yudha Adhyaksa
17 Jan 2024
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan