Artikel
Yudha Adhyaksa
22 Jan 2026
Afwan kalau rumahnya gak laku2 sesuai harga pasar dan bahkan sudah diobral dibawah pasar tetap gak laku...
Penyelesaian akhirnya gimana coach, apakah bisa perjanjian hutang piutang dicatat di notaris?
Mengingat batas waktu penyelesaian disini menjadi tidak jelas (gharar)
Bisa, tapi perjanjian hutang piutang tetap kurang kuat juga.
Lebih baik buat APHT, memiliki kekuatan paling tinggi karena ada daya paksa bisa dilelang dengan harga yang 'diridhai' kedua belah pihak tentunya.
Dan coba evaluasi jangan2 upaya pemasarannya belum maksimal.
Sudah coba gandeng 70 agen? Naikkin fee 3%? Bayar marketplace layanan premium? Ikat agen dengan kontrak ekslusif?
Semoga cepat laku ya, barakallahu fiik
Masalah properti seperti rumah yang sulit terjual dapat berdampak pada cashflow dan penyelesaian kewajiban bisnis. Karena itu, pelaku UMKM perlu memahami strategi pemasaran, pengelolaan risiko, hingga cara membuat keputusan bisnis yang lebih terstruktur.
Di SekolahUMKM.com, Anda bisa mempelajari strategi bisnis, pemasaran, pengelolaan keuangan, dan manajemen risiko yang dapat membantu UMKM menghadapi persoalan bisnis secara lebih sistematis. Akses pembelajaran tersedia mulai dari Rp50.000/bulan, sehingga Anda tidak hanya mencari solusi ketika masalah muncul, tetapi juga membangun sistem bisnis yang lebih kuat sejak awal.
Jika rumah tidak kunjung terjual meskipun sudah ditawarkan di bawah harga pasar, penyelesaian kewajiban tetap perlu dibuat dengan mekanisme yang jelas agar tidak menimbulkan ketidakpastian.
Perjanjian hutang piutang dapat dibuat secara notarial, tetapi menurut pembahasan ini, APHT dapat menjadi pilihan yang lebih kuat karena memberikan jaminan dan daya eksekusi apabila kewajiban tidak diselesaikan.
Namun, sebelum sampai pada tahap tersebut, strategi penjualan juga perlu dievaluasi. Jangan sampai properti sebenarnya memiliki peluang untuk terjual, tetapi pemasaran belum dilakukan secara maksimal.
Jumlah agen, besaran fee, penggunaan marketplace properti, kualitas iklan, hingga kemungkinan kerja sama eksklusif perlu dievaluasi. Tujuannya agar penyelesaian kewajiban tidak hanya mengandalkan penurunan harga, tetapi juga memperbesar peluang properti segera menemukan pembeli.
Harga bukan satu-satunya faktor yang menentukan keputusan pembeli. Lokasi, kondisi properti, legalitas, akses, cara pemasaran, kualitas informasi, dan strategi penjualan juga dapat memengaruhi minat pembeli.
Bisa menjadi salah satu strategi, terutama jika properti memiliki pasar yang luas. Namun, jumlah agen perlu diimbangi dengan sistem koordinasi dan insentif yang menarik agar agen memiliki motivasi untuk memasarkan properti secara aktif.
Kerja sama eksklusif dapat dipertimbangkan apabila agen memiliki jaringan pembeli dan strategi pemasaran yang kuat. Kesepakatannya perlu dibuat jelas, termasuk periode kerja sama, target pemasaran, komisi, serta kondisi apabila properti tidak berhasil terjual.
Evaluasi terlebih dahulu jumlah calon pembeli, jumlah kunjungan, kualitas iklan, saluran pemasaran, respons agen, kondisi properti, dan harga properti sejenis. Dengan begitu, keputusan menurunkan harga dibuat berdasarkan evaluasi, bukan sekadar karena properti belum terjual.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Cara Memulai Bisnis Usaha – Di masa seperti saat ini memang kita harus lebih kreatif agar bisa memulihkan perekonomian keluarga. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memulihkan perekonomian...
Yudha Adhyaksa
07 Sep 2021
Tips Manajemen Waktu UMKM – Dengan adanya waktu dan ridha dari Allah tentu kehidupan ini akan terus berjalan dengan baik. Oleh karena itu, waktu adalah salah satu nikmat Allah yang harus ki...
Yudha Adhyaksa
07 Sep 2021
Ingin membuka usaha namun masih belum memiliki ilmu yang cukup dalam membuka bisnis baru? Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih ini, ada banyak hal yang bisa dilakukan tanpa perlu ber...
Yudha Adhyaksa
07 Sep 2021
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan