background

Artikel

Restrukturisasi Utang Bank UMKM, Apakah Akal-Akalan Riba?

Yudha Adhyaksa

17 Nov 2025

Cover

TANYA SYARIAH

Saat ini banyak restrukturisasi di perbankan dikarenan nasabah tidak bisa membayar hutang. Sisa hutang diperhitungkan dengan menambah durasi waktu pembayaran hutang, jadi dianggap sebagai hutang baru. Apakah hal ini merupakan suatu “akal akalan” bank untuk mendapatkan lebih dari rakyat yg tertimpa musibah? 

COACH YUDHA ADHYAKSA

Bukan akal2an Bank. Sejak dahulu kala Bank memang mempunyai kebijakan restrukturisasi Kredit yang diterapkan untuk debitur bermasalah Kolektibilitas 3 sampai 5. Antara lain

- Menghapus bunga & denda

- Menghapus sebagian pokok pinjaman

- Memperpanjang waktu jauh tempo karena cicilannya diperkecil sehingga butuh waktu lebih lama untuk melunasi

- Menghapus total (write off) seluruhnya, yaitu pokok pinjaman, bunga dan dendanya. 

Saya sarankan bagi yang sudah terlanjur mengambil pinjaman riba dan bertaubat untuk segera negosiasi Bank untuk menghapus sebagian pokok pinjaman termasuk bunga dan dendanya

Pelajari Strategi UMKM Keluar dari Utang Riba di SekolahUMKM.com

Bagi yang sudah terlanjur memiliki utang berbasis riba, memahami strategi penyelesaian utang menjadi langkah penting untuk keluar dari kondisi tersebut. Dengan Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari strategi keuangan dan bisnis untuk membantu menghindari serta keluar dari utang riba di SekolahUMKM.com.

Kesimpulan

Menurut Coach Yudha, restrukturisasi kredit bukan sekadar akal-akalan bank untuk mendapatkan keuntungan lebih dari nasabah yang sedang mengalami kesulitan. Restrukturisasi memang merupakan salah satu kebijakan yang digunakan bank untuk menangani debitur bermasalah, terutama pada kolektibilitas 3 sampai 5.

Bentuknya dapat berupa penghapusan bunga dan denda, pengurangan sebagian pokok pinjaman, perpanjangan jangka waktu pembayaran sehingga cicilan lebih ringan, hingga write off atau penghapusan seluruh kewajiban pokok, bunga, dan denda. Bagi yang sudah terlanjur mengambil pinjaman riba dan kemudian bertaubat, Coach menyarankan segera melakukan negosiasi dengan bank agar dapat menghapus sebagian pokok pinjaman beserta bunga dan dendanya.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah restrukturisasi kredit merupakan akal-akalan bank?

Menurut Coach Yudha, bukan. Restrukturisasi merupakan kebijakan yang memang telah lama diterapkan bank untuk menangani debitur yang mengalami masalah pembayaran.

Apa saja bentuk restrukturisasi kredit?

Beberapa bentuknya antara lain penghapusan bunga dan denda, pengurangan sebagian pokok pinjaman, perpanjangan jangka waktu pembayaran, hingga penghapusan seluruh kewajiban melalui write off.

Mengapa jangka waktu pembayaran diperpanjang?

Perpanjangan jangka waktu dapat dilakukan agar cicilan menjadi lebih kecil sehingga debitur memiliki waktu lebih panjang untuk melunasi kewajibannya.

Apa yang sebaiknya dilakukan jika sudah terlanjur mengambil pinjaman riba?

Menurut Coach, jika sudah bertaubat, segera negosiasikan kondisi tersebut dengan bank. Salah satu yang dapat diupayakan adalah meminta penghapusan sebagian pokok pinjaman sekaligus bunga dan denda.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Hidup Nikmat Ala Pegawai Bank Ribawi

​​​​​​Namanya sebut saja Maya. Ia seorang mahasiswi semester satu di salah satu universitas ternama di Indonesia yang senang berpikir panjang. Rasanya tak sabar ingin segera menyelesaikan kuliah supay...

Yudha Adhyaksa

14 Oct 2024

Thumbnail
Jadi Pegawai Atau Pengusaha UMKM?

“Mana bisa kaya kalau masih digaji orang lain??” “Gimana mau bebas finansial kalau masih pegawai. Setinggi apapun jabatan pegawai tetaplah (maaf) JONGOS!” “Ngapain kamu...

Yudha Adhyaksa

13 Oct 2024

Thumbnail
Riba Dalam Tabungan Juga Haram?

Siapa yang lebih suka menabung di bank daripada di bawah bantal? Kalau dipikir-pikir, menabung di bank memang lebih praktis, aman, dan tercatat secara rinci. Namun umat muslim harus bijak memilih jeni...

Yudha Adhyaksa

22 Mar 2024

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image