background

Artikel

Nafkah dari Hasil Riba untuk Keluarga dalam Syariah

Yudha Adhyaksa

30 Oct 2025

Cover

TANYA SYARIAH

Untuk istri & anak kandung yang saya berikan kebutuhan hidup dari hasil pekerjaan riba, apakah sudah dipastikan mereka sama seperti pelaku riba, dan apa efek dari hasil riba untuk anak dan istri ?

COACH YUDHA ADHYAKSA

Dosa ribanya mengenai pelakunya saja karena disini berlaku 2 hukum yang terpisah.

1) Ayah dan Bank : haram karena gajinya riba

2) Ayah dan keluarganya : halal karena tidak ada pilihan lain dan sudah kewajiban ayah menafkahi. 

Ada yang menarik ketika seseorang bertanya apakah sang anak harus keluar dari rumah karena tahu dibeli dengan cara riba?

Jawabnya : tidak perlu. Yang dosa adalah ayahnya. Anak boleh tetap tinggal didalamnya.

Tetapi perlu diingat, pemanfaatan harta ayah hanya boleh digunakan untuk kebutuhan pokok saja. Tidak boleh plesiran ke luar negeri, membeli HP mahal, makan di restoran mewah karena sama juga dengan bersenang2 diatas penderitaan orang lain (debitur Bank yang tidak ikhlas membayar bunga kredit). 

Seharusnya begitu tahu dosa riba, keluarganya harus terus menerus edukasi ayahnya agar hijrah karena Allah

Pelajari Cara Hijrah dari Penghasilan Riba di SekolahUMKM.com

Pelajari cara memahami dan mengambil langkah menuju penghasilan yang lebih sesuai syariah, termasuk bagaimana menyikapi kondisi keuangan keluarga ketika sumber penghasilan sebelumnya berasal dari riba. Akses pembelajaran di SekolahUMKM.com dengan biaya Rp50.000/bulan.

Kesimpulan

Dalam pembahasan ini, dosa dari pekerjaan riba dibebankan kepada pihak yang melakukan atau terlibat dalam transaksi tersebut, sedangkan kewajiban ayah memberikan nafkah kepada istri dan anak merupakan persoalan yang berbeda. Karena itu, keluarga tidak otomatis menanggung dosa yang dilakukan ayah dan tidak harus meninggalkan rumah hanya karena mengetahui rumah tersebut diperoleh dari penghasilan yang bermasalah.

Namun, keluarga tetap perlu bersikap bijak dalam memanfaatkan harta tersebut. Kebutuhan pokok menjadi prioritas, sementara keluarga sebaiknya tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai kesempatan untuk menikmati kemewahan. Ketika mengetahui adanya praktik riba, langkah yang lebih baik adalah terus memberikan pemahaman dan mendorong anggota keluarga yang terlibat untuk meninggalkannya serta memperbaiki sumber penghasilannya.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah anak dan istri ikut berdosa karena menerima nafkah dari penghasilan riba?

Dalam pembahasan ini, dosa riba dibebankan kepada pihak yang melakukan atau terlibat dalam transaksi riba. Kewajiban ayah memberikan nafkah kepada keluarganya merupakan persoalan yang berbeda, sehingga anak dan istri tidak otomatis menjadi pelaku riba hanya karena menerima nafkah.

Apakah keluarga harus keluar dari rumah yang dibeli dengan hasil riba?

Tidak harus. Dalam pembahasan ini, anak dan istri tetap boleh tinggal di rumah tersebut. Dosa dari cara memperoleh harta tersebut dibebankan kepada pihak yang melakukan atau terlibat dalam transaksi riba.

Bolehkah keluarga menggunakan seluruh harta dari penghasilan tersebut untuk kebutuhan apa pun?

Pembahasan ini menekankan agar pemanfaatannya dibatasi pada kebutuhan pokok dan tidak digunakan untuk berlebih-lebihan atau kemewahan. Keluarga sebaiknya tidak menjadikan harta tersebut sebagai sarana untuk bersenang-senang secara berlebihan.

Apa yang sebaiknya dilakukan keluarga setelah mengetahui sumber penghasilan tersebut berasal dari riba?

Keluarga sebaiknya terus memberikan edukasi dan mengajak orang yang bersangkutan untuk meninggalkan pekerjaan atau transaksi riba. Pendekatan tersebut diarahkan agar perubahan dilakukan karena kesadaran untuk memperbaiki diri dan kembali kepada sumber penghasilan yang halal.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Menikah Untuk Mendapat Modal Usaha: Cara Bangun Bisnis UMKM Bareng Pasangan dari Nol

“Nikah Nambah Beban?” Banyak yang Merasa Begitu Coba jujur. Banyak orang nunda nikah karena satu alasan: uang. “Gaji aja pas-pasan, gimana mau nikah?” “Takut ng...

Yudha Adhyaksa

16 Aug 2026

Thumbnail
Pemasaran Digital UMKM: Strategi Efektif Melalui Social Media Dan Affiliate Marketing

Di era digital saat ini, pemasaran tidak lagi terbatas pada metode konvensional seperti brosur, spanduk, atau penjualan langsung. Internet telah mengubah cara bisnis menjangkau konsumen secara drastis...

Yudha Adhyaksa

16 Aug 2026

Thumbnail
Ide Bisnis UMKM: Cara Menemukan Peluang Unik Minim Kompetitor dan Bisa Mulai dari Sekarang

Banyak orang ingin mulai usaha, tapi mentok di satu titik: bingung mau jualan apa. Kalau jualan makanan, saingan banyak. Kalau jualan baju, marketplace sudah penuh. Kalau buka warung, sebelah sud...

Yudha Adhyaksa

16 Aug 2026

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image