background

Artikel

Pengusaha Syariah di Tengah Krisis dan Sistem Kapitalis

Yudha Adhyaksa

20 Oct 2025

Cover

TANYA SYARIAH

Ada hikmah dibalik covid 19: matinya perusahaan para kapitalis, Tumbuh suburnya syirkah. Matinya bursa saham, suburnya market peer to peer masyarakat. Namun para kapitalis menuntut pemerintah kembali ke new normal agar mereka kapitalis yg sedang sekarat bisa bangkit lagi

COACH YUDHA ADHYAKSA

Siap saya jawab ya, walau belum pernah menjadi kapitalis hehe..

Sebetulnya ini ujian bagi pengusaha syariah. Mereka harus gesit berakrobat ditengah manuver pengusaha kapitalis mencengkram sendi2 perekonomian dengan cara2 zalim, tipu muslihat dan riba.

Yang saya dapat berikan pandangan sebagai pengusaha hijrah adalah jangan ikut2an, yakin saja sama skema syariah. Memang sulit menahan godaan dunia untuk menguasai pasar, meraih duit berlimpah dalam waktu singkat, tapi apalah arti semua itu bila neraka kelak yang didapatnya. Ingatlah selalu tujuan akhir kita. 

Biarlah orang lain bermain dengan kezaliman, tipu muslihat, membesarkan aset dengan cara ribawi toh dia akan mempertanggungjawabkannya sendiri. 

Yang kita dapat lakukan adalah berdakwah semampu kita. 

Apabila memiliki uang, gunakanlah!

Apabila punya tenaga, pakailah! 

Apabila mampunya berdoa, lakukanlah itu saja.

Jadilah pengusaha hijrah yang HEBAT karena istiqomah ^_^

Jadi Pengusaha UMKM Syariah yang Istiqomah di SekolahUMKM.com

Menjadi pengusaha syariah bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang menjaga cara memperoleh dan menggunakan harta agar tetap sesuai dengan prinsip yang diyakini. Ketika menghadapi persaingan dan tekanan ekonomi, pengusaha perlu tetap teguh pada nilai yang dipilih, sekaligus terus belajar agar mampu bertahan dan berkembang.

Pelajari mindset pengusaha, strategi bisnis, dan bisnis syariah melalui 500+ kelas di SekolahUMKM.com hanya Rp50.000/bulan.

Kesimpulan

Krisis dapat menjadi ujian bagi setiap pengusaha, termasuk pengusaha yang ingin menjalankan bisnis sesuai prinsip syariah. Tantangannya bukan hanya bagaimana bertahan secara ekonomi, tetapi juga bagaimana tetap menjaga nilai dan prinsip ketika terdapat tekanan untuk mengambil jalan yang dianggap lebih mudah atau menguntungkan.

Istiqomah membutuhkan keyakinan sekaligus tindakan nyata. Pengusaha dapat berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui harta, tenaga, ilmu, maupun doa. Yang terpenting adalah terus berusaha membangun bisnis dengan cara yang diyakini halal dan bertanggung jawab.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apa yang dimaksud dengan pengusaha hijrah?

Pengusaha hijrah adalah pengusaha yang berusaha memperbaiki cara menjalankan bisnis agar semakin sesuai dengan nilai agama, termasuk dalam hal sumber modal, transaksi, produk, dan perilaku bisnis.

Mengapa istiqomah penting bagi pengusaha syariah?

Istiqomah membantu pengusaha tetap berpegang pada prinsip ketika menghadapi godaan keuntungan, tekanan persaingan, atau kondisi bisnis yang sulit.

Apakah bisnis syariah tetap bisa berkembang di tengah persaingan?

Bisa. Pengusaha tetap perlu memiliki strategi bisnis, memahami pasar, meningkatkan kualitas produk, membangun pemasaran, dan mengelola keuangan dengan baik sambil menjaga prinsip yang diyakini.

Bagaimana jika pengusaha syariah menghadapi tekanan untuk menggunakan cara yang tidak sesuai prinsip?

Pengusaha perlu memahami terlebih dahulu bentuk transaksi atau praktik tersebut, kemudian mencari alternatif yang sesuai. Keteguhan prinsip perlu disertai kemampuan menemukan solusi bisnis yang realistis.

Apa yang bisa dilakukan untuk mendukung ekonomi yang sesuai syariah?

Setiap orang dapat berkontribusi sesuai kemampuannya, misalnya menggunakan modal untuk usaha yang halal, memberikan tenaga dan keahlian, mendukung usaha yang baik, menyebarkan ilmu, atau mendoakan kebaikan.

Bagaimana cara menjadi pengusaha syariah yang lebih kuat?

Mulailah dengan memperkuat ilmu, memahami prinsip transaksi syariah, membangun bisnis secara profesional, dan membiasakan diri mengambil keputusan berdasarkan nilai yang ingin dijaga.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Kwitansi UMKM Fiktif, Bolehkah Dibuat untuk Pembeli?

TANYA SYARIAH Misal A menyediakan kwitansi kosong bukan dengan nama toko A, tapi atas nama pembeli B. Apakah diperbolehkan? Kadang ada pembeli yang minta difasilitasi seperti itu COACH YUDHA...

Yudha Adhyaksa

30 Nov 2025

Thumbnail
KPR Syariah vs Konvensional, Kenapa Lebih Mahal?

TANYA PROPERTI Anak saya mau beli rumah kredit dan takut adanya riba Kemarin coba cari info selisihnya dari harga cash dan kredit berjangka melalui bank syariah Tetapi melalui BSI, Bank Syari...

Yudha Adhyaksa

30 Nov 2025

Thumbnail
Bunga dan Margin, Apa Perbedaannya dalam Syariah?

TANYA PROPERTI Apa bedanya bunga dengan margin? COACH YUDHA ADHYAKSA Bunga dari akad pinjaman sedangkan margin dari akad jual beli.  Sekecil apapun bunga meski Rp. 1 tetap riba, bahka...

Yudha Adhyaksa

28 Nov 2025

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image