Artikel
Yudha Adhyaksa
28 Oct 2025
Apakah dalam islam diperbolehkan menjual 1 barang tapi dengan 2 harga yang berbeda?
Ada perbedaan antara harga penawaran dengan harga akad
Harga penawaran di pricelist boleh 10 macam, tapi ketika disepakati menjadi 1 harga dalam akad ini boleh
Yang tidak boleh kalau mencantumkan di akad, jika terjadi pelunasan lebih cepat nanti dapat diskon/cashback (ada 2 harga disini) menjadi gharar (ketidakjelasan yang besar), ada harga sebelum diskon dan harga sesudah diskon
Solusinya kalau mau menawarkan diskon utk pelunasan dipercepat, boleh diberitahukan tapi jangan sepakati jumlah diskonnya dan jangan tulis di akad. Nanti saja pas buyer mau melunasi lebih cepat baru bicara diskonnya.
Saya sendiri pernah memberi diskon setelah kredit berjalan 4 tahun yaitu jika buyer mau melunasi lebih cepat sebelum 30 Nov, lewat dari itu tidak ada diskon. Dan ternyata buyer meleset, lalu maunya Januari tahun depan, jadi saya bilang tidak ada diskon meski melunasi lebih cepat.
Beliau setuju, tetap melunasi lebih cepat 8 bulan dengan margin full saya terima (tanpa diskon) 🙂
Pelajari cara memahami harga, akad, dan ketentuan transaksi properti syariah agar Anda dapat menyusun kesepakatan jual beli yang lebih jelas dan menghindari ketidakjelasan dalam transaksi. Akses pembelajaran di SekolahUMKM.com dengan biaya Rp50.000/bulan.
Menjual satu barang dengan beberapa harga penawaran tidak otomatis dilarang dalam Islam. Yang penting, ketika akad disepakati, harga yang berlaku harus jelas dan hanya satu harga yang menjadi kewajiban pembeli. Dalam jual beli kredit, yang perlu diperhatikan adalah kejelasan harga dan ketentuan pembayaran agar tidak menimbulkan ketidakjelasan dalam akad.
Jika ingin memberikan diskon untuk pelunasan lebih cepat, diskon tersebut tidak perlu ditetapkan sebagai hak pembeli dalam akad. Penjual dapat membicarakannya ketika pembeli benar-benar mengajukan pelunasan lebih cepat. Dengan demikian, harga dalam akad tetap jelas, sedangkan pemberian diskon menjadi keputusan tersendiri dari penjual.
Boleh, selama pilihan harga ditawarkan dengan jelas dan pembeli memilih salah satunya sebelum akad. Setelah akad disepakati, harga yang berlaku harus jelas dan hanya satu.
Tidak otomatis. Diskon yang hanya disampaikan sebagai kemungkinan berbeda dengan diskon yang telah disepakati sebagai hak pembeli dalam akad. Jika belum menjadi kesepakatan, pemberian diskon tetap menjadi keputusan penjual.
Jika diskon hanya ditawarkan untuk pelunasan dalam periode tertentu dan tidak menjadi hak yang disepakati dalam akad, penjual dapat memutuskan untuk tidak memberikan diskon ketika pembeli melunasi setelah periode tersebut.
Pricelist boleh memuat berbagai pilihan harga dan skema pembayaran. Namun, ketika pembeli memilih dan melakukan akad, harga dan ketentuan transaksi yang menjadi kewajibannya harus jelas.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Setelah belajar mengenai jenis-jenis riba pada artikel ini, kamu harus paham dulu apa itu barang ribawi. Salah satu jenis riba memang disebabkan oleh barter atau jual beli barang ribawi. Barang sudah...
Yudha Adhyaksa
19 Feb 2024
Bertahun-tahun lalu, saya bekerja di sebuah Bank di gedung tinggi di bilangan Sudirman, Jakarta Selatan. Saya ingat sekali, waktu itu sedang dikumandangkan adzan Ashar. Saya tengok keluar jendela d...
Yudha Adhyaksa
16 Feb 2024
Pihak yang terkena dosa riba bukan hanya penyetor atau orang yang melakukan transaksi saja, tetapi juga saksi dan pencatatnya. Astaghfirullah. Jangan sampai kita masuk ke dalam lubang dosa seperti itu...
Yudha Adhyaksa
15 Feb 2024
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan