background

Artikel

Jaminan Pengelola dalam Syirkah UMKM, Bagaimana Aturannya?

Yudha Adhyaksa

14 Jan 2026

Cover

TANYA SYARIAH

Jika pemodal boleh meminta jaminan dari pengelola untuk menjaga keseriusan pengelola. 

Pertanyaan saya:

a. Bagaimana cara kita mengukur/mengontrol keseriusan pengelola? Apakah kriteria keseriusan harus jelas di akad?

b. Di penjelasan Mas Yudha menyebutkan pemodal boleh minta jaminan supaya pengelola ngga cuma mengurus operasional, tapi juga harus serius memasarkan (karena pengelola harus all out). Jika ada lebih dari 1 pengelola, apakah jaminan hanya berlaku untuk pengelola yang bertanggung jawab atas kegiatan marketing?

COACH YUDHA ADHYAKSA

a. Cara mengukur keseriusan pengelola :

- Mensyaratkan dalam akad untuk membuat laporan keuangan secara berkala

- Meminta pengelola untuk menyediakan rekening bersama yang penggunaannya secara rinci dilaporkan dalam Google Drive / grup WA yang didalamnya ada Pemodal

- Meminta Pengelola tertib administrasi dengan menulis laporan harian seperti Sales, Persediaan

- Bersedia diaudit oleh Pemodal sewaktu2

- Meminta Pengelola membuat Standar Operasional Prosedur untuk meminimalisir resiko kerugian

- Meminta pengelola menyerahkan jaminan keseriusan. Jaminan ini tidak boleh digunakan untuk mengganti kerugian. Apabila tetap terjadi kerugian walau Pengelola sudah menjalankannya secara prosedural, maka jaminan ini harus dikembalikan ke Pengelola.

b. Pada dasarnya syarik Pengelola harus all out untuk semua tugas. Tapi disetiap tugas ada penanggung jawabnya. Dan tidak melepaskan syarik bidang lainnya untuk tidak membantu yang lain. 

Ini untuk mempererat rasa kebersamaan, menghindari rasa ketidakadilan, dan menguatkan keputusan bersama karena sifat syirkah ini collective collegial, artinya setiap keputusan yang dibuat oleh 1 syarik mengikat syarik lainnya.

Contoh:

Pengelola operasional harus ikut memasarkan, tapi pengelola pemasaran kerjanya kasarannya harus 2x lipat bekerjanya karena dia adalah penanggungjawab utama.

Pelajari Strategi Pengelolaan Syirkah UMKM di SekolahUMKM.com

Jika Anda ingin memahami bagaimana mengatur peran, tanggung jawab, pengawasan, laporan, dan jaminan dalam kerja sama bisnis syariah, pelajari materi syirkah di SekolahUMKM.com. Dengan biaya Rp50.000/bulan, Anda dapat mengakses berbagai kelas untuk membantu membangun kerja sama bisnis yang lebih transparan, tertib, dan profesional.

Kesimpulan

Keseriusan pengelola dalam syirkah dapat dikontrol melalui mekanisme yang jelas, seperti laporan keuangan berkala, rekening bersama, laporan harian, audit, SOP, dan jaminan keseriusan. Kriteria serta kewajiban tersebut sebaiknya disepakati sejak awal agar masing-masing pihak memahami tanggung jawabnya.

Jika terjadi kerugian meskipun pengelola telah menjalankan tugas sesuai prosedur, jaminan keseriusan tidak digunakan untuk mengganti kerugian dan harus dikembalikan kepada pengelola. Sementara itu, jika terdapat beberapa pengelola, seluruh syarik tetap harus saling membantu dan bekerja all out, meskipun setiap bidang memiliki penanggung jawab utama.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Apakah kriteria keseriusan pengelola harus dicantumkan dalam akad?

Sebaiknya berbagai kewajiban pengelola dibuat jelas sejak awal, seperti kewajiban membuat laporan, menjalankan SOP, menyediakan akses informasi, dan bersedia diaudit. Dengan demikian, standar keseriusan dapat diukur berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat.

Apakah pemodal boleh mengaudit pengelola?

Boleh meminta mekanisme pengawasan, termasuk audit sewaktu-waktu, sebagai bagian dari kontrol dan transparansi pengelolaan dana syirkah.

Apakah jaminan keseriusan boleh digunakan untuk menutup kerugian bisnis?

Tidak. Jika pengelola telah menjalankan bisnis sesuai prosedur tetapi tetap terjadi kerugian bisnis, jaminan keseriusan tidak digunakan untuk mengganti kerugian tersebut dan harus dikembalikan kepada pengelola.

Jika ada beberapa pengelola, apakah hanya penanggung jawab marketing yang harus bekerja maksimal?

Tidak. Semua syarik pengelola tetap harus membantu dan bekerja secara maksimal. Namun, setiap bidang dapat memiliki penanggung jawab utama. Misalnya, pengelola operasional tetap ikut memasarkan, sedangkan penanggung jawab pemasaran memiliki porsi tanggung jawab yang lebih besar terhadap aktivitas marketing.

Mengapa semua pengelola perlu saling membantu?

Karena kerja sama syirkah bersifat collective collegial. Pembagian penanggung jawab tidak berarti pengelola lain boleh melepaskan diri dari kepentingan bisnis secara keseluruhan. Saling membantu dapat memperkuat kebersamaan dan keputusan bersama.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

 

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
7 Sukses Bisnis UMKM di Usia Muda, Wajib Tahu!

Sukses Berbisnis di Usia Muda – Mencapai titik kesuksesan di usia yang relatif masih muda memang tidaklah mudah, karena memerlukan usaha dan perjuangan yang keras agar bisa tercapai. Tingka...

Yudha Adhyaksa

07 Sep 2021

Thumbnail
Pelatihan Bisnis UMKM Harga Termurah!

Ingin menjadi seorang pengusaha muslim yang berhasil dan sukses? Namun Anda belum memiliki beberapa ilmu pengetahuan tentang bisnis? Apakah anda tahu salah satu penyebab seseorang gagal dalam memulai...

Yudha Adhyaksa

07 Sep 2021

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image