Artikel
Yudha Adhyaksa
20 Jul 2026
Banyak pelaku UMKM di Indonesia semangat jualan, tapi sering bingung soal halal-haram dalam transaksi.
Contoh paling sederhana:
Masalahnya bukan di niat, tapi di kurang paham fiqh, khususnya fiqh muamalah.
Akhirnya banyak yang jalan, tapi ragu. Atau lebih parah: sudah jalan lama, ternyata ada praktik yang keliru.
Nah, di sini pentingnya kita kenal dasar fiqh—bukan untuk jadi ustadz, tapi supaya bisnis kita tenang, jelas, dan berkah.
Secara sederhana, fiqh itu adalah: ilmu yang membahas hukum syariat terkait perbuatan manusia, berdasarkan dalil yang jelas.
Kalau dibahas santai:
Jadi bukan cuma ibadah seperti shalat atau puasa, tapi juga:
Artinya, semua aktivitas UMKM masuk dalam ranah fiqh.
Supaya nggak salah paham, fiqh punya batasan yang jelas. Ini penting banget buat pelaku usaha:
Artinya aturan yang kita pakai harus berasal dari:
Bukan sekadar:
Contoh:
“Semua orang juga pakai sistem ini kok”
Belum tentu benar secara syariat.
Fiqh itu bukan teori, tapi praktik.
Jadi yang dibahas:
Bukan:
Artinya: fiqh itu langsung kepakai di bisnis kamu
Para ulama tidak asal bikin hukum. Mereka:
Makanya kadang ada perbedaan pendapat. Itu normal.
Buat UMKM: yang penting kita ikut pendapat yang jelas dalilnya dan aman
Fiqh membahas hal yang detail.
Contoh:
Ini yang sering dilewatkan pelaku UMKM
Padahal justru detail ini yang menentukan sah atau tidaknya transaksi
Secara umum, fiqh dibagi jadi 4 bagian besar. Tapi untuk UMKM, ada 2 yang paling penting:
Ini meliputi:
Walaupun tidak langsung ke bisnis, tetap penting karena: mindset ibadah akan mempengaruhi cara kita berbisnis
Nah, ini bagian paling relevan.
Fiqh muamalah membahas: interaksi antar manusia
Termasuk:
Secara bahasa, muamalah itu artinya: interaksi antar manusia
Jadi luas banget:
Tapi dalam bisnis, kita fokus ke:
Ini yang sering terjadi di UMKM:
Semua ini ada aturannya dalam fiqh
Misalnya kamu jualan baju online.
Kamu jual barang yang belum kamu miliki.
Pertanyaan: "Boleh nggak?"
Jawaban: "Boleh, asal akadnya benar (misalnya pakai sistem wakalah)"
Kamu ikut promo marketplace.
Pertanyaan: "Diskonnya halal nggak?"
Jawaban: "Tergantung:"
Ambil barang orang, jual lagi.
Ini masuk:
Tergantung akadnya
Intinya: bukan model bisnisnya yang salah, tapi cara menjalankannya
Ini penting, karena banyak yang kejebak di sini:
“Yang penting jalan dulu”
Padahal: salah di akad = bermasalah di hasil
Yang penting cuan, urusan halal belakangan.
Padahal: keberkahan itu bukan dari besar kecilnya profit
Padahal inti fiqh muamalah itu di akad.
Contoh:
Padahal: banyak sistem modern yang perlu ditinjau ulang
Nggak perlu langsung berat. Mulai dari ini:
Kalau kamu:
Jangan cuma teori.
Cari:
Nggak perlu langsung paham semua.
Yang penting: setiap transaksi makin benar
Banyak orang bisa mulai usaha. Banyak juga yang bisa jualan.
Tapi yang jarang itu: bisnis yang benar-benar bikin tenang.
Tenang karena:
Masalahnya, hal seperti ini nggak selalu bisa dipelajari dari konten gratis atau sekadar ikut-ikutan pasar. Butuh panduan yang runtut, praktis, dan nyambung langsung ke kondisi UMKM sehari-hari.
Kalau kamu ngerasa:
kamu bisa pelan-pelan mulai belajar lebih dalam di SekolahUMKM.com.
Di sana pembahasannya bukan teori berat, tapi langsung ke praktik yang sering kita hadapi sebagai pelaku usaha. Dan aksesnya juga ringan, cukup sekitar 50 ribu per bulan—kurang lebih setara uang jajan kopi, tapi isinya bisa jadi pegangan buat bisnis kamu ke depan.
Nggak harus langsung sempurna.
Yang penting, kamu mulai dari langkah kecil yang benar.
Artikel
“Tidak ada ketatan dalam bermaksiat kepada Allah, sesungguhnya ketaatan itu dalam kebaikan.” (HR. Bukhari, 6830. Muslim, 1840) Dulunya sering pakai kaos oblong, sekarang kemeja berd...
Yudha Adhyaksa
05 Feb 2024
“Kami tidak memaksa debitur mengambil kredit. Kami (Bank dengan debitur) melakukan ini atas dasar saling tolong menolong. Jadi sah-sah saja kalau Bank mendapat bunga dari pinjaman. Yang penting...
Yudha Adhyaksa
02 Feb 2024
Pengusaha pemula seringkali bingung dalam hal membuat keputusan bisnis. Terlebih saat ia menemukan masalah-masalah baru yang belum pernah dialami sebelumnya. Misalnya tentang pencatatan keuangan. Suda...
Yudha Adhyaksa
01 Feb 2024
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan