Artikel
Yudha Adhyaksa
27 Nov 2025
Misal penjual ingin memberi hadiah kepada pembeli namun tidak dipastikan barangnya, misal hadiah brupa cendramata dan pembeli boleh memilih yang mana saja.. apakah termasuk gharar ?
Cinderamata dibolehkan karena akadnya hibah, boleh diterima kecuali hadiahnya untuk kepentingan haran seperti asbak rokok dan kalender yang menampilkan wanita menampakkan aurat, kalender dari Bank riba (seolah2 ikut mempromosikannya).
Jadi bukan gharar.
Memahami akad hibah dan gharar membantu pengusaha menentukan apakah pemberian hadiah kepada pelanggan sesuai dengan prinsip syariah. Dengan Rp50.000/bulan, Anda dapat mempelajari berbagai akad dan praktik bisnis agar transaksi berjalan lebih jelas, aman, dan sesuai syariah di SekolahUMKM.com.
Menurut Coach Yudha, pemberian cinderamata kepada pembeli termasuk hibah, sehingga pembeli boleh menerima dan memilih hadiah yang tersedia. Ketidakpastian mengenai cinderamata mana yang dipilih tidak menjadikannya gharar karena akadnya adalah pemberian hadiah, bukan jual beli barang yang tidak jelas.
Namun, hadiah tetap perlu diperhatikan dari sisi penggunaannya. Hadiah yang mendukung hal yang haram sebaiknya dihindari, seperti asbak rokok atau kalender yang menampilkan aurat. Demikian pula hadiah berupa kalender dari bank riba dapat dihindari karena berpotensi menjadi bentuk promosi.
Menurut penjelasan Coach, tidak. Jika pemberian tersebut merupakan hibah, pembeli boleh memilih cinderamata yang tersedia dan hal tersebut bukan gharar.
Karena akadnya adalah hibah atau pemberian, bukan transaksi jual beli atas barang yang tidak jelas.
Tidak selalu. Menurut Coach, hadiah yang digunakan untuk kepentingan haram sebaiknya tidak diberikan.
Contohnya asbak rokok dan kalender yang menampilkan wanita dengan aurat terbuka. Kalender dari bank riba juga sebaiknya dihindari karena dapat menjadi sarana promosi.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Banyak yang masih ragu untuk mengembangkan bisnisnya dengan cara syar’i. Takut rugi lah, takut putus kerja sama dengan partner, atau takut konsumen pindah ke lain hati. Padahal prinsip syaria...
Yudha Adhyaksa
25 Jan 2024
Walaupun sudah jelas hukum bekerja di Bank riba, terkadang masih timbul keraguan apakah benar seluruh bagian haram? Karena sebuah Bank itu memiliki banyak sekali bagian dan ada juga yang tidak berhubu...
Yudha Adhyaksa
24 Jan 2024
Pegawai bank itu spesial! Spesial bukan karena mendapat semua keuntungan bekerja disana. Bukan itu! Spesial yang saya maksud karena pekerjaan ini sudah tertulis di Al Qur’an 1.400 tahun la...
Yudha Adhyaksa
23 Jan 2024
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan