Artikel
Yudha Adhyaksa
23 Oct 2025
Pemilik tanah adalah pemodal dengan andil terbesar bila tanah tersebut dikerjasamakan dg pengelola, betul begitu?
Kalau ada pemodal mau dapat bagi hasil lebih besar dari pengelola/Developer, harus pakai syirkah Inan dimana semua pihak menjadi Pemodal dan Pengelola. Pemodal 1 (pemilik tanah) ini harus memberi modal lebih banyak dari Developer yang juga bertindak sebagai Pemodal 2, dan Pemodal 1 turut mengelola proyek sebagai Pengelola 1 dengan pembagian sama (atau lebih besar) dari Developer sebagai Pengelola 2.
Semoga bisa dipahami ya.
Pemilik tanah yang memberikan modal lebih besar tidak otomatis berhak mendapatkan bagi hasil lebih besar. Dalam syirkah Inan, pembagian hasil perlu melihat posisi masing-masing pihak sebagai pemodal sekaligus pengelola.
Pelajari syirkah, akad, dan bisnis Developer Syariah melalui 500+ kelas di SekolahUMKM.com hanya Rp50.000/bulan.
Pemilik tanah dapat memperoleh bagi hasil lebih besar jika struktur kerja samanya menggunakan syirkah Inan, di mana pemilik tanah dan Developer sama-sama menjadi pemodal sekaligus pengelola. Pemilik tanah memberikan modal lebih besar dan turut mengelola proyek, sehingga pembagian hasil dapat disepakati lebih besar atau sama dengan Developer.
Tidak otomatis. Besarnya bagi hasil perlu dilihat dari struktur akad dan kontribusi masing-masing pihak dalam syirkah.
Salah satu struktur yang dapat digunakan adalah syirkah Inan, dengan pemilik tanah memberikan modal lebih besar sekaligus ikut berperan sebagai pengelola.
Tidak selalu. Dalam skema syirkah Inan yang dijelaskan di artikel ini, Developer juga menjadi pemodal sehingga terdapat dua pihak yang sama-sama berstatus pemodal dan pengelola.
Tidak selalu. Pembagian dapat disepakati sesuai struktur syirkah dan kontribusi masing-masing pihak.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Perkembangan marketplace, media sosial, dan bisnis online membuat siapa pun dapat mulai berjualan tanpa harus memiliki toko fisik maupun stok barang sendiri. Bahkan, banyak orang memperoleh keuntungan...
Yudha Adhyaksa
23 Jul 2026
Memiliki produk yang halal bukan hanya soal memastikan bahan bakunya sesuai syariat. Dalam Islam, proses produksi halal mencakup seluruh rangkaian kegiatan bisnis, mulai dari memperoleh bahan baku, pr...
Yudha Adhyaksa
22 Jul 2026
Semakin banyak pelaku UMKM yang mulai berusaha menjalankan bisnis sesuai syariat Islam. Ada yang mulai meninggalkan riba, memperbaiki akad, memilih produk yang halal, hingga berusaha lebih jujur dalam...
Yudha Adhyaksa
22 Jul 2026
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan