Artikel
Yudha Adhyaksa
22 Jan 2026
Angsuran 2.5 juta
Mungkin kah ?
Bukannya jurus syariah
DP tinggi
Karena
Kata coach
Membangun rumah
Membayar tanah
Dari duit konsumen
Kalau harga rumah diatas 300 juta, angsuran 10 tahun minimal 3 juta/bulan
Tapi lagi2, marketing tentang mempertemukan produk dengan orang yang tepat
Cabuy dengan budget 2 jutaan BISA mendapatkan rumah kalau realistis, di daerah kabupaten yang harga tanahnya 500 ribu/m2 dan spek bangunan standar menengah ke bawah
Namanya usaha, marketer berusaha menemukan potensi listing dulu dimanapun bisa ditemukan, lalu membagi ke cabuy 2 jutaan utk selanjutnya menyesuaikan kriteria rumahnya dengan budgetnya.
Disinilah pinter2nya marketer yang menawarkan, bagaimana menggali kemampuan keuangan cabuy yang mungkin saja bisa meningkatkan kemampuan cicilannya
Tidak ada yang sia2, dari sini marketer dan cabuy nya belajar sesuatu yang bisa saja transaksinya tidak terjadi bulan ini, tapi tahun depan.
Dan marketer harus terus follow up saja, karena berdasar statistik rata2 7X pendekatan baru terjadi penjualan.
Bisnis properti tidak hanya soal mencari rumah dan pembeli, tetapi juga bagaimana menemukan produk yang sesuai dengan kemampuan pasar, menggali kebutuhan calon pembeli, mengatur strategi pemasaran, dan melakukan follow-up secara konsisten.
Angsuran Rp2,5 juta bukan berarti mustahil, tetapi harus disesuaikan dengan harga rumah, lokasi, harga tanah, spesifikasi bangunan, dan kemampuan calon pembeli.
Tugas marketer bukan memaksakan satu produk kepada semua orang. Tugasnya adalah mencari listing yang potensial, kemudian mempertemukannya dengan calon pembeli yang kriterianya sesuai.
Jika budget calon pembeli belum mencukupi, gali kembali kemampuan finansialnya. Bisa jadi ada ruang untuk menyesuaikan cicilan, lokasi, ukuran rumah, atau spesifikasi bangunan.
Dan jika transaksi belum terjadi hari ini, bukan berarti prosesnya gagal. Selama calon pembeli masih memiliki kebutuhan dan potensi, hubungan perlu tetap dijaga melalui follow-up yang konsisten.
Tentu. Yang penting marketer memahami kemampuan calon pembeli dan tidak menawarkan produk yang jelas-jelas jauh di luar kemampuannya. Dari situ, marketer dapat mencari listing yang lebih sesuai dengan budget dan kriterianya.
Marketer perlu memperluas pencarian listing, termasuk melihat lokasi dengan harga tanah yang lebih terjangkau dan menyesuaikan spesifikasi rumah dengan kemampuan pasar. Prinsipnya adalah mencari titik temu antara kebutuhan pembeli dan produk yang tersedia.
Jangan langsung menganggap prospek tersebut selesai. Tetap lakukan follow-up dan jaga komunikasi. Kondisi keuangan calon pembeli dapat berubah, sehingga prospek yang belum siap hari ini bisa menjadi pembeli di kemudian hari.
Tidak ada jaminan setiap follow-up menghasilkan transaksi. Namun, follow-up yang konsisten membantu marketer menjaga hubungan dan mengetahui perubahan kebutuhan atau kemampuan calon pembeli. Karena itu, follow-up sebaiknya dilakukan dengan memberikan informasi atau pilihan yang relevan, bukan sekadar terus menanyakan “jadi beli?”.
Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.
Artikel
Ingin tau bagaimana jika pengelola meminta gaji tetap? Cobalah mengikuti kelas online dari SekolahUMKM.com, di sini Anda akan paham bagaimana menghadapi kasus tersebut. Saya akan membahas kasus syi...
Yudha Adhyaksa
01 Oct 2022
Tahukah Anda? Persiapan buka toko menjadi momen yang berharga bagi kasir. Jika persiapannya lancar dan lengkap, perjalanan mengawal transaksi customer akan lebih mudah. Sebaliknya, jika persiapan kura...
Yudha Adhyaksa
30 Sep 2022
Cara Merencanakan Video ala Pengusaha Muslim Apakah kamu ingin beralih menjadi YouTuber? Meski harus bekerja keras bikin konten, cuan yang dihasilkan lumayan, lho. Saat ini banyak orang yang mengan...
Yudha Adhyaksa
29 Sep 2022
Daftar Sekarang
Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan