background

Artikel

7 Tips Closing Syariah Bertubi-tubi Di WA

Yudha Adhyaksa

06 Nov 2024

Cover

Seorang penjual itu harus aktif, terus bergerak untuk mempromosi produknya

Apapun skala bisnis Anda, Anda harus menggunakan Whatsapp (WA). Mengapa? karena WA menduduki peringkat kedua setelah You Tube. Inilah alasan utama Anda harus menguasai WA Marketing untuk bisnis.

Sekarang coba lihat jumlah semua kontak WA Anda, ada berapa? Ratusan? Ribuan? Itulah yang akan menjadi target pembeli.

Hal pertama harus dilakukan adalah optimasi akun. Isilah foto profil, katalog, serta fitur-fitur lainnya dengan baik, sehingga ketika orang mem-WA Anda, mereka langsung paham bisnis Anda. Setelah optimasi, kerjakan 7 tips WA Marketing berikut.

Tips Whatsapp Marketing

7 prinsip ini bila diterapkan semuanya akan membuat Anda closing bertubi-tubi, percayalah.

Sendirikan nomor bisnis

Awalnya mungkin Anda merasa baik-baik saja menggunakan nomer WA pribadi untuk keperluan bisnis, tapi Anda akan kewalahan ketika bisnis berkembang dan chat semakin penuh. Terkadang hang dan teman atau saudara jenuh dengan Story dan Broadcast Anda yang isinya jualan melulu.

Anda pun tidak punya privasi karena nomer WA pribadi Anda bisa dipegang staf admin untuk berkomunikasi dengan calon pembeli. Sebelum terlambat, miliki WA bisnis sekarang juga.

Simpan kontak di Gmail bukan di HP

Apabila disimpan di HP dan HP berganti, hilang atau perlu di reset, maka semua data hilang. Jadi pastikan menyimpan nomer kontak di Gmail sekarang juga.

Hati-hati bila spamming

Spamming dalam jualan adalah menyebar promosi ke nomer tidak dikenal dan pastinya mereka belum menyimpan nomer anda. Akibatnya nomer WA Anda bisa diblokir oleh Whatsapp pusat.

Untuk mencegah diblokir, ada trik sederhana yaitu minta izin dulu ke penerima pesan sebelum berpromosi. Sebetulnya selama penawaran Anda bermanfaat untuk bisnis mereka, dan Anda mengirim juga jarang semisal 1 bulan sekali, maka tidak mengganggu.

Apalagi bila penerimanya pengusaha, pastinya senang jika penawaran produk Anda dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan mereka.

Buatlah program interaksi

Pesan promosi bertubi-tubi pasti membuat penerima kesal. Boleh lakukan berkala saja tapi lebih dahulu berinteraksi dengan mereka. Lakukan 6 program interaksi ini.

  • Broadcast edukasi rutin
  • Broadcast Series 3 hari / 7 hari
  • Update status untuk memancing obrolan
  • Komentar status target
  • Kuliah WA
  • After sales chat

Jangan terlena dengan program interaksi saja, Anda harus jualan juga. Tawarkan dulu produk yang murah untuk perkenalan. Tujuannya menambah rasa percaya dan pengalaman belanja. Setelah itu bertahap tawarkan produk lebih mahal.

Beriklan di Status

Cara beriklan di WA yang tidak mengganggu kontak adalah di status. Namun database juga manusia, jadi “rawatlah” sebelum Anda tawarkan produk.

Ingat, Program Interaksi sebelumnya adalah kunci membuat database percaya dulu pada kita. Dengan begitu, saat Anda beriklan mereka mau membaca dan merespon Anda.

Lakukan penambahan database setiap hari yang tertarget

Penambahan database sangat penting jika ingin bisnis Anda berkembang. Kalau bisa tiap hari bertambah 100 database. Semakin banyak calon pembelinya maka kemungkinan closing semakin besar.

Penambahan dilakukan dengan cara menawarkan Lead Magnet berupa E Book, kelas online gratis atau manfaat gratis lain lalu arahkan target menyimpan WA Anda untuk mendapat Lead Magnet tersebut.

Selalu isi pulsa nomer WA bisnis agar tidak hangus

Pengecekan harus dilakukan berkala karena bila lupa mengisi pulsa membuat nomer Anda hangus dan tidak bisa menerima atau menelpon secara biasa lagi.

Percayalah, setelah Anda terapkan 7 tips diatas, Anda akan rasakan perubahannya. Hubungan emosi dengan database jauh lebih mudah dan murah karena tidak ada biaya iklan di Whatsapp.

Kuasai WhatsApp Marketing di SekolahUMKM.com

WhatsApp bukan hanya tempat berkomunikasi dengan pelanggan, tetapi juga dapat menjadi salah satu saluran penting untuk membangun hubungan, menjaga database, dan menawarkan produk. Dengan akun bisnis yang tertata, database yang terus bertambah, interaksi yang rutin, serta promosi yang tidak berlebihan, WhatsApp dapat membantu penjual membangun kepercayaan hingga menghasilkan penjualan.

Pelajari strategi WhatsApp Marketing dan strategi penjualan lainnya melalui 500+ kelas di SekolahUMKM.com hanya Rp50.000/bulan.

Kesimpulan

WhatsApp dapat menjadi sarana pemasaran yang efektif bagi bisnis karena memungkinkan penjual berkomunikasi langsung dengan calon pelanggan maupun pelanggan yang sudah ada. Namun, keberhasilannya bukan hanya ditentukan oleh seberapa sering Anda mengirim promosi, melainkan bagaimana Anda membangun database, menjaga hubungan, dan memberikan penawaran yang relevan.

Mulailah dengan memisahkan nomor bisnis, mengelola kontak dengan baik, menghindari spam, serta membangun interaksi secara rutin. Setelah hubungan dengan database terbentuk, manfaatkan Status, broadcast, dan berbagai program interaksi untuk memperkenalkan produk secara lebih natural.

Yang tidak kalah penting, database harus terus bertambah secara tertarget. Semakin baik Anda mengelola kontak dan hubungan dengan calon pelanggan, semakin besar peluang WhatsApp menjadi saluran penjualan yang efektif untuk bisnis Anda.

FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

Mengapa bisnis perlu menggunakan WhatsApp Marketing?

WhatsApp memungkinkan penjual berkomunikasi langsung dengan calon pelanggan dan pelanggan. Selain untuk promosi, WhatsApp dapat digunakan untuk membangun hubungan, memberikan informasi, dan melakukan follow-up.

Apakah harus menggunakan nomor WhatsApp khusus untuk bisnis?

Sebaiknya iya, terutama ketika bisnis mulai berkembang. Memisahkan nomor pribadi dan bisnis membuat komunikasi lebih profesional serta memudahkan pengelolaan oleh admin atau tim.

Bagaimana cara melakukan promosi WhatsApp tanpa dianggap spam?

Hindari mengirim pesan promosi secara berlebihan kepada orang yang tidak menginginkannya. Bangun interaksi terlebih dahulu, minta izin untuk mengirim penawaran, dan pastikan promosi yang diberikan relevan bagi penerima.

Apa yang bisa dilakukan untuk menambah database WhatsApp?

Anda dapat menggunakan lead magnet seperti e-book, kelas gratis, checklist, atau manfaat lain yang relevan dengan target pasar. Setelah itu, arahkan calon pelanggan untuk menyimpan nomor WhatsApp bisnis agar komunikasi berikutnya dapat dilakukan.

Apakah Status WhatsApp bisa digunakan untuk berjualan?

Bisa. Status dapat digunakan untuk memperkenalkan produk, memberikan edukasi, menunjukkan aktivitas bisnis, maupun menyampaikan penawaran. Namun, sebaiknya tidak hanya berisi jualan agar kontak tetap tertarik mengikuti informasi Anda.

Apakah database WhatsApp harus terus ditambah?

Ya. Database perlu terus dikembangkan agar bisnis memiliki lebih banyak calon pelanggan untuk dibina dan ditawarkan produk. Namun, kualitas dan ketepatan target database tetap lebih penting daripada sekadar mengejar jumlah kontak.

 

Penulis

Yudha Adhyaksa, founder SekolahUMKM dan konsultan bisnis. Berpengalaman 12 tahun di 4 bank internasional, termasuk sebagai Manager Asia. Berpengalaman dalam tata kelola korporasi, manajemen risiko, ekspor-impor, financial crime, dan transformasi proses bisnis. Melalui SekolahUMKM, ia membawa standar bisnis korporasi ke UMKM agar berkembang dengan sistem bisnis yang kuat.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Thumbnail
Apa Itu UMKM? Pengertian, Jenis, Kriteria, dan Contohnya

Apa Itu UMKM?  UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, yaitu kelompok usaha yang memiliki skala usaha tertentu dan menjadi bagian penting dalam perekonomian Indonesia....

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Thumbnail
Gufron Syarif: Dari Bankir hingga Membangun Bisnis HAUS!

Tahukah Anda, owner "HAUS" member SekolahUMKM? Ini kisahnya! Kisah Member SekolahUMKM: Gufron Syarif "HAUS" Dengan lebih dari 200 cabang yang tersebar di belasan kota be...

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Thumbnail
Irresistible Offer UMKM: Cara Membuat Penawaran Sulit Ditolak Pembeli

“Produk sudah bagus, tapi kenapa orang tetap nggak jadi beli?” Ini situasi yang sangat umum. Kamu sudah: Pilih bahan terbaik Jaga kualitas Tentukan harga yang kompetitif...

Yudha Adhyaksa

19 Aug 2026

Daftar Sekarang

Ilmu Pengusaha Syariah

Terlengkap

Dapatkan semua Kelas baru gratis
dengan berlangganan

Langganan Sekarang Image